SMK Negeri 1 Pleret

SMK Negeri 1 Pleret, berlokasi di Jalan Imogiri Timur, km.9 Dusun Jati, Desa Wonokromo, Kapanewon Pleret, Daerah Istimewa Yogyakarta
Terdapat 4 Kompetensi Keahlian, Yaitu:
1. Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
2. Teknik Jaringan Tenaga Listrik (TJTL)
3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
4. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)

Kelas Seni Budaya Bersama Bu Rienz

Jika anda menempuh pendidikan di SMKN 1 Pleret, nanti akan berjumpa dengan Bu Rienz di kelas Seni Budaya.
Kelas Seni Budaya hanya ditempuh di kelas X saja, dengan jumlah jam tatap muka 3 JPL dalam sepekan.

Kegiatan SAGUGABLOG Lanjut 70

Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyelenggarakan kegiatan yang sangat menarik, yaitu Sagusablog, atau SAtu GUru SAtu BLOG.
Kegiatan ini diawali dengan kelas sagusablog dasar, kemudian bagi peserta yang lulus, diperbolehkan untuk mengikuti kelas sagusablog lanjut.

Rabu, 04 Februari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #35

Batara Srigati

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #35, Rabu Pahing tanggal 4 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah BATARA SRIGATI

BATARA SRIGATI adalah putra sulung Sanghyang Wisnu dengan Dewi Srisekar. Ia mempunyai dua orang saudara kandung masing-masing bernama Batara Srinada, yang turun ke arcapada menjadi raja pertama negara Wirata bergelar Prabu Basurata, dan Dewi Srinadi yang menjadi istri Batara Brahmanadewa/Brahmasadewa, putra Sanghyang Brahma dengan Dewi Sarasyati. Batara Srigati juga mempunyai saudara seayah lain ibu sebanyak 16 orang, putra-putri Sanghyang Wisnu dengan permaisuri Dewi Sripujayanti dan Dewi Pratiwi.

Batara Srigati turun ke arcapada dan menjadi raja di negara Medangkamulan bergelar Prabu Sri Mahapunggung. la menikah dengan Dewi Sadu dan memperoleh empat orang putra masing-masing bernama; Dewi Sri, Sadana, Wandu dan Oya. Ketika Suralaya diserang Prabu Watugunung, raja negara Gilingwesi yang ingin memperistri Dewi Sri, ibunya, dan merebutnya dari Sanghyang Wisnu; Bahara Srigati/Prabu Sri Mahapunggung datang ke Suralaya untuk membantu ayahnya. Melalui peperangan yang dahsyat, Batara Srigati dapat membinasakan Prabu Watugunung dan seluruh bala tentaranya.

Sesudah usianya lanjut dan merasa tidak mampu lagi memegang kendali pemerintahan negara, Prabu Sri Mahapunggung menyerahkan tahta kerajaan Medangkamulan kepada putra ketiga, yaitu Wandu, yang setelah naik tahta bergelar Prabu Srimahawan. Batara Srigati kembali ke Suralaya hidup sebagai Dewa.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Selasa, 03 Februari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #34

Batara Sambo

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #34, Selasa Legi tanggal 3 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah BATARA SAMBO

BATARA SAMBO atau Sambu adalah putra sulung Sanghyang Manikmaya, raja Tribuana dengan permaisuri pertama Dewi Umayi. la mempunyai lima orang saudara kandung masing-masing bernama: Sanghyang Brahma, Sanghyang Indra, Sanghyang Bayu, Sanghyang Wisnu dan Batara Kala. Batara Sambo juga mempunyai tiga orang saudara seayah lain ibu, yaitu putra Dewi Umarakti, masing-masing bernama; Sanghyang Cakra, Sanghyang Mahadewa dan Sanghyang Asmara.

Batara Sambo bersemayam di kahyangan Swelagringging. Ia menikah dengan Dewi Hastuti, putri Sanghyang Darmastuti, cucu Sanghyang Tunggal dengan Dewi Darmani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh empat orang putra masing-masing bernama; Batara Sambosa, Batara Sambawa, Batara Sambujana dan Batara Sambodana.

Batara Sambo memiliki sifat dan perwatakan; jujur dan terpercaya, bertanggung jawab, dan cakap. Karena itu apabila ada masalah yang harus dirundingkan atau diselesaikan, Batara Sambolah yang diminta menyelesaikannya. Ia sangat sakti, dan apabila bertiwikrama dari tubuhnya akan keluar prabawa hawa yang dapat menundukkan lawannya. Batara Sambo pernah turun ke dunia dan menjadi raja di negara Medangprawa bergelar Sri Maharaja Maldewa

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Senin, 02 Februari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #33

Dewi Rekatawati

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #33, Senin Kliwon tanggal 2 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah DEWI REKATAWATI

DEWI REKATAWATI dikenal pula dengan nama Dewi Rakti Dewi Wirandi. Ia adalah putri Prabu Yuyut/Resi Rekatama, berwigul ketam/yuyu, raja negara Samodralaya. Oleh Sanghyang Wenang, Dewe Rekatawati dinikahkan dengan Sanghyang Tunggal putra Sanghyang Wenang dengan Dewi Sahoti.

Karena Sanghyang Tunggal berwujud "akyan" (makluk halus) maka yang lahir dari kandungannya berwujud sebutir telur, terbang melayang layang yang setelah ditangkap oleh Sanghyang Tunggal pecah berubah wuju menjadi tiga orang anak kembar. Sama-sama tampan, cakap ilan memancarkan cahaya keagungan. Oleh Sanghyang Tunggal ketiga putranya tersebut masing-masing diberi nama: Sanghyang Tejamaya/Antaga (terjad dari kulit telur), Sanghyang Ismaya (terjadi dari putih telur) dan Sanghyang Manikmaya (terjadi dari kuning telur).

Karena berwujud badan rokhani, hidup Dewi Rekatawati bersita abadi. Ia bersemayam di kahyangan Alangalangkumitir.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Minggu, 01 Februari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #32

Dewi Ratih

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #32, Minggu Wage tanggal 1 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah DEWI RATIH

DEWI RATIH, atau Dewi Kamaratih, adalah putri Batara Soma, putra Sanghyang Pancaresi yang berarti keturunan Sanghyang Wening, adik Sanghyang Wenang. Dewi Ratih menikah dengan Batara Kamajaya, pum kesembilan Sanghyang Ismaya dengan Dewi Senggani. Ia bertempat tinggal di Kahyangan Cakrakembang.

Dewi Ratih berwajah sangat cantik, memiliki sifat dan perwatakan sangat setia dan cinta kasih, murah hati, baik budi, sabar dan sangat berbakti terhadap suami. Bersama suaminya Batara Kamajaya, suami-istri tersebut merupakan lambang kerukunan suami-istri di jagad raya. Karena kerukunannya dan cinta kasihnya satu dengan yang lain.

Dewi Ratih pernah ditugaskan oleh Sanghyang Manikmaya untuk menurunkan Wahyu Hidayat kepada Dewi Utari, putra bungsu Prabu Matswapati raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawabi Setyawati. Wahyu Hidayat diturunkan sebagai pasangan Wahyu Cakraningrat yang diturunkan Batara Kamajaya kepada Raden Abimanyu/Angkawijaya, putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Sebagaimana halnya para dewa lainnya, hidup Dewi Ratih put bersifat abadi, tidak mengenal kematian

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA.
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Sabtu, 31 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #31

Batara Parikenan

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #31, Sabtu Pon tanggal 31 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah BATARA PARIKENAN

BATARA PARIKENAN atau Bambang Parikenan adalah putra Batam Brahmanaresi/Bremani (pedalangan jawa) dengan Dewi Srihuna Srihusa putri Sanghyang Wisnu dengan permaisuri Dewi Sripujavanti, la mempunya dua orang saudara seibu lain avah, putra Dewi Srihuna dengan Batt Brahmanasadewa/Brahmanaraja, kakak kandung Batara Brahmanares masing-masing bernama; Dewi Srini dan Dewi Satapi.

Sejak kecil Bambang Parikenan tinggal di kahyangan Untarasagın dalam asuhan Sanghyang Wisnu dan Dewi Sripujayanti, karena ayahnya Batara Brahmanaresi turun ke dunia hidup sebagai brahmana di pertapun Paremana, pegunungan Saptaarga. Sedangkan ibunya Dewi Sribuna tinggi di kahyangan Daksinageni, kahyangannya Batara Brahma.

Bambang Parikenan menikah dengan saudara sepupunya sendin, Dewi Bramaneki, putri Prabu Basurata/Batara Srinada raja negara Wirata dengan Dewi Bremaniyuta (Batara Srinada adalah putra Sanghyang Wise dengan Dewi Srisekar/Sri Widowati, sedangkan Dewi Bremaniyuta adalah putri Batara Brahma dengan Dewi Rarasyati). Dari perkawinan tersebut memperoleh empat orang putra masing-masing bernama; Dewi Kanika Kariyasa/Resi Manumayasa, Resi Manobawa dan Resi Paridarma. Ros Manumayasa kelak turun ke Arcapada membuat pertapaan di puncak Retawu, gunung Saptaarga, menikah dengan Dewi Kaniraras, turun-temurun menurunkan keluarga Pandawa dan Kurawa.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #35

Batara Srigati Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa Sinau Wayang Part #35, Rabu Pahing tanggal 4 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan...