SMK Negeri 1 Pleret

SMK Negeri 1 Pleret, berlokasi di Jalan Imogiri Timur, km.9 Dusun Jati, Desa Wonokromo, Kapanewon Pleret, Daerah Istimewa Yogyakarta
Terdapat 4 Kompetensi Keahlian, Yaitu:
1. Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
2. Teknik Jaringan Tenaga Listrik (TJTL)
3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
4. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)

Kelas Seni Budaya Bersama Bu Rienz

Jika anda menempuh pendidikan di SMKN 1 Pleret, nanti akan berjumpa dengan Bu Rienz di kelas Seni Budaya.
Kelas Seni Budaya hanya ditempuh di kelas X saja, dengan jumlah jam tatap muka 3 JPL dalam sepekan.

Kegiatan SAGUGABLOG Lanjut 70

Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyelenggarakan kegiatan yang sangat menarik, yaitu Sagusablog, atau SAtu GUru SAtu BLOG.
Kegiatan ini diawali dengan kelas sagusablog dasar, kemudian bagi peserta yang lulus, diperbolehkan untuk mengikuti kelas sagusablog lanjut.

Rabu, 28 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #28

Nandi

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #28, Rabu Kliwon tanggal 28 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah NANDI

NANDI atau Nanda merupakan nama lembu gumarang (lembu yang mempunyai dasar warna bulunya putih bertaburkan merah kuning keemasan). Dalam cerita pedalangan, Nandi dikenal pula dengan nama Nandini atau Handini. Nandi adalah anak raja jin bernama Prabu Patanam di negara Dahulagiri, sebelah timur laut Pegunungan Tengguru/Himalaya. la mempunyai saudara sekandung yang dilahirkan kembar berwujud raksasa masing-masing bernama Cingkarabala dan Balakupata, yang menjadi penjaga pintu gapura Selamatangkep di kahyangan Jonggringsaloka.

Nandi sangat sakti, kuat dan bengal. Karena kesaktiannya itu ia menobatkan diri sebagai penguasa jagad raya, disanjung dan dipuja rakyat di jasirah Dahulagiri. Mendengar pemujaan Nandi yang berkebihan itu, Sanghyang Manikmaya/Batara Guru menjadi sangat murka. Karena di seluruh Tribuana (jagad Mayapada, Madyapada dan Arcapada) seharusnya tidak ada yang pantas dipuja dan disembah kecuali dirinya sebagai raja Dewata.

Batara Guru kemudian datang ke Dahulagiri untuk memerangi Nandi. Peperangan pun tejadilah. Dengan Aji Kamayan, Batara Guru berhasil menundukkan Nandi. Ia menyerah dan mohon pengampunan. Oleh Batara Guru, Nandi diampuni dan diboyong ke Suralaya, dijadikan tunggangan pribadi Batara Guru. Nandi pernah dipinjam oleh Prabu Pandu, raja negara Astina, memenuhi permintaan Dewi Madrim, istrinya yang waktu itu sedang mengandung Nakula dan Sadewa, untuk dinaiki terbang berputar-putar di atas taman Kadilengleng negara Astina.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Selasa, 27 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #27

Nagaraja

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #27, Selasa Wage tanggal 27 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah NAGARAJA.

NAGARAJA, adalah raja tatsaka/raja ular naga yang bersemayam di Sumur Jalatunda. Pemaisurinya bernama Dewi Tatsiki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masing-masing bernama Dewi Pratiwi dan Bambang Pratiwanggana.

Nagaraja adalah mertua Sanghyang Wisnu, yang kawin dengan putrinya, Dewi Pratiwi, dan berputra dua orang, yaitu; Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari, yang kemudian diambil hak sebagi putra-putri Prabu Kresna, raja negara Dwarawati, sebagai penjelmaan Sanghyang Wisnu Nagaraja bersedia menerima lamaran Sanghyang Wisnu dan menyerahkan putrinya Dewi Pratiwi apabila Sanghyang Wisnu dapat memenuhi satu persyaratan, menyerahkan Cangkok Wijayamulya, yang mempunyai khasiat dapat menghidupkan kematian. Atas petunjuknya pula Sanghyang Wisnu akhirnya dapat menemukan dan mendapatkan Cangkok Wijayamulya yang berada dalam mulut banteng Wisnuhara.

Cangkok Wijayamulya oleh Nagaraja diberikan kepada Dewi Pratiwi, yang kemudian diberikan kepada Bambang Sitija saat Sitija turun ke arcapada mencari penjelmaan dan titisan Sanghyang Wisnu di dunia.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Senin, 26 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #26

Sang Hyang Manikmaya

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #26, Senin Pon tanggal 26 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah SANGHYANG MANIKMAYA.

SANGHYANG MANIKMAYA, adalah putra ketiga Sanghyang Tunggal dengan Dewi Wirandi/Rekatawati, putri Prabu Yuyut/Resi Rekatama, raja Samodralaya. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama; Sanghyang Tejamaya/Antaga dan Sanghyang Ismaya Sanghyang Manikmaya juga mempunyai tiga orang saudara seayah lain ibu putra Dewi Darmani, putri Sanghyang Darmayaka dari Selong, masing-masing bernama; Sanghyang Rudra/Dewa Esa, Sanghyang Dewanjali dan Sanghyang Darmastuti.

Sanghyang Manikmaya mempunyai 27 nama gelar, tapi yang dikenal diantaranya; Sanghyang Jagadnata, Sanghyang Jagadpratingkah, Sanghyang Pramesti Guru, Sanghyang Siwa dan Sanghyang Girinata. Sanghyang Manikmaya adalah seorang tokoh yang mempunyai kekuasaan tertinggi di dalam dunia pewayangan. Ia menguasai tiga benua yaitu; Mayapada (dunia Kadewatan), Madyapada (dunia makluk halus) dan Arcapada (dunia Fana dunia manusia di bumi).

Sanghyang Manikmaya bersemayam di Kahyangan Jonggrisaloka. la mempunyai dua orang permaisuri, keduanya putri Umaran, hartawan di Merut dengan Dewi Nurweni, putri Prabu Nurangin, raja jin di Kalingga. Permaisuri I, Dewi Umayi berputra enam orang masing-masing bernama: Batara Sambo, Batara Brahma, Batara Indra, Batara Bayu, Batara Wisnu dan Batara Kala. Permaisuri II bernama Dewi Umarakti/Umaranti, berputra tiga orang masing-masing bernama; Batara Cakra, Batara Mahadewa dan Batara Asmara.

Sanghyang Manikmaya mempunyai pusaka sakti bernama Cis Kalaminta dan senjata Trisula. Ia juga memiliki aji kesaktian bernama : Aji Kawrastawan (kewaspadaan), Aji Pangambaran (pemberantasan) dan Aji Kemayan yang dapat beralih rupa sesuai dengan kehendaknya.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Minggu, 25 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #25

Sang Hyang Mahadewa

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #25, Minggu Pahing tanggal 25 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah SANGHYANG MAHADEWA.

SANGHYANG MAHADEWA, adalah dewa kaluhuran, kemuliaan dan kepahlawanan. Ia bersemayam di Kahyangan Argapura. Sanghyang Mahadewa adalah putra kedua Sanghyang Manikmaya, raja Tribuana dengan Dewi Umarakti/Umaranti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung, masing-masing bernama Sanghyang Candra, dan Sanghyang Asmara. Sanghyang Mahadewa juga memiliki enam orang saudara seayah lain ibu, putra Dewi Umayi, masing-masing bernama (1) Sanghyang Sambo, (2) Sanghyang Brahma, (3) Sanghyang Indra, (4) Sanghyang Bayu, (5) Sanghyang Wisnu, dan (6) Batara Kala.

Perwatakan Sanghyang Mahadewa meliputi perwatakan semua saudara-saudaranya. Kejujurannya seperti Sanghyang Sambo, semangatnya seperti Sanghyang Brahma, tajam perasaannya seperti Sanghyang Indra, kebijaksanaannya seperti Sanghyang Wisnu, taat dan patuhnya seperti Batara Kala, bening dan telitinya seperti Sanghyang Cakra.

Sanghyang Mahadewa bertugas untuk memberikan anugrah kepada para tapa dan selalu diutus/ditugaskan membawa pakaian raja dan tanda kebesaran Kerajaan apabila ada penobatan raja yang direstui Sanghyang Manikmaya. Seperti penyerahan jamang/mahkota yang terbuat dari emas kepada prabu Pandu, raja negara Astina, dan Balai Kencana Soka Domas (balai yang terbuat dari emas yang bertiang delapan ratus) sebagai singgasana Prabu Rama di Suwelagiri.

Sanghyang Mahadewa diserahi wewenang untuk menguasai sorang. Ia juga merupakan seorang prajurit pilihan dan menjadi Senapati Angkatan perang dewa.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Sabtu, 24 Januari 2026

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #24

Lengleng Mulat

Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #24, Sabtu Legi tanggal 24 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah LENGLENG MULAT.

DEWI LENGLENG MULAT, dikenal pula dengan nama Dewi Lengleng Mandanu (pedalangan Jawa), yang mempunyai arti “seorang dengan paras muka yang demikian indahnya, hingga pasti akan menarik dan membelenggu tiap perhatian yang diarahkan kepadanya”. Dewi Lengleng Mulat adalah salah seorang diantara bidadari upacara Suralaya yang terdiri dari tujuh orang, yaitu (1) Dewi Supraba, (2) Dewi Irimirin, (3) Dewi Gagarmayang, (4) Dewi Tunjungbiru, (5) Dewi Warsiki, dan (6) Dewi Wilutama.

Karena kecantikannya, Dewi Lengleng Mulat pernah menimbulkan peperangan hebat antara Suralaya dengan Negara Kasi. Prabu Hiranyayaksa mengerahkan pasukan raksasa menyerang Suralaya akibat keinginannya memperistri Dewi Lengleng Mulat ditolak Batara Guru. Dalam peperangan tersebut, Angkatan perang dewa tidak dapat membendung serangan Negara Kasi. Kesaktian Prabu Hiranyayaksa tidak terkalahkan oleh para dewa. Untuk menyelamatkan Suralaya, Batara Narada turun ke Arcapada, minta bantuan Prabu Harjunawijaya, raja Negara Matswapati.

Dengan kesaktiannya, Prabu Harjunawijaya berhasil mengalahkan Prabu Hiranyayaksa dan mengusir pasukan raksasa dari Suralaya. Prabu Hiranyayaksa kelak bersekutu dengan Prabu Darmawisesa, Raja Widarba menyerang negara Magada dalam memperebutkan Dewi Citrawati. Ia tewas dalam peperangan melawan Bambang Sumantri.

SUMBER REFERENSI:
  • Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
  • Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
  • Editor : Sumari, S.Sn.
  • Penerbit : CV. ASIH JAYA
#sinauwayang
#lestaribudaya
#onedayonewayang

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #28

Nandi Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa Sinau Wayang Part #28, Rabu Kliwon tanggal 28 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Ka...